MEMBACA KERTAS KOSONG “Antara Kebijakan dan Kepentingan” Jamhuri” Persoalan 21 Paket D-PUPR Jika Legislator Ingin Penegakan Hukum Secara Elegan Laporkan, Jangan Hanya Umbar Informasi”. Jamhuri Sebut Sikap Gubernur Jambi Yang Seolah-olah Membela Sekda Sarolangun. Seperti Sikap lawyer.  Kegiatan Politik Cacat Administrasi, Sekda Sarolangun mendadak Mundur. Aktivis Jambi Minta Gakkumdu Tegas.

Home / Uncategorized

Sabtu, 13 Mei 2023 - 02:01 WIB

Warga Inginkan Gubernur Jambi Dan PJ Bupati Muaro Jambi Gunakan Hati Nurani. Sudah Belasan Tahun Jalan Penghubung Antar Dua Kecamatan Rusak Tak Diperhatikan

Fartnernews.com,MUARO JAMBI – Masyarakat di Dua kecamatan yakni kecamatan Sekernan dan kecamatan Maro sebo merasa kecewa sekaligus kesal terhadap kinerja Pemerintah tingkat kabupaten Muaro Jambi maupun pemerintah tingkat Provinsi Jambi,dan meminta kepada Gubernur Jambi Dan PJ Bupati Muaro Jambi Gunakan hati nurani.(12/5/23).

Pasnya Masyarakat Dua kecaman tersebut kesal karena mereka merasa tidak diperhatikan oleh para pejabat pemerintahan yang mana seolah mereka semua tutup mata.bagaimana tidak kecewa dan kesal,sudah belasan tahun kondisi ruas jalan penghubung antar dua kecamatan tersebut tidak mendapatkan perbaikan serius dari pemerintah.

Masyarakat yang kesal dan kecewa tersebut tepatnya berdomisli di dua Desa yakni Desa Tunas Baru kecamatan Sekernan dan Desa Jambi Kecil Kecamatan Maro Sebo.

Sebagian Aspal di dua desa tersebut sudah menghilang tergerus waktu.yang mana sudah lama kondisi infrastruktur jalan di desa mereka rusak parah dan seolah tidak mendapatkan perhatian oleh pemerintah. Kabupaten Muaro Jambi, maupun pemerintah Provinsi Jambi.

Sedikitnya sepanjang 10 km kondisi infrastruktur jalan yang mereka lalui sudah mengalami kerusakan parah, yang mana ruas jalan tersebut juga merupakan akses jalan menuju konflek wisata Percandiam Muaro Jambi.

“Kondisi ini sudah sangat lama,kira-kira sudah 12 tahun tidak disentuh oleh Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah daerah.”Sampai Adi.Salah seorang Warga Desa Jambi Kecil.

Lebih lanjut kepada awak media, Warga ini juga menjelaskam, jika kondisi Infrastruktur Jalan yang rusak dan berlubang membuat para pengendara roda dua maupun roda empat harus ekstra berhati-hati saat melintasinya karena sudah banyak pengguna jalan yang kecelakaan saat melintas.

“Akibat kondisi jalan yang berlobang dalam seperti ini,seringkali membuat mobil-mobil milik warga yang melintas mengalami kerusakan di bagian bamper mobil warga sudah banyak yang pecah.”Jelas warga.

BERITA TERKAIT  Gila..!!!Di RSUD Ahmad Ripin Ada Anggaran Kontraktual 1 Paket Kontruksi Milyaran Rupiah Dan Diduga Fiktif

Setidaknya sudah sepanjang 10 km akibat sudah lama tidak dibangun kondisi Aspal jalan mengupas dan berlobang kondisi itu membuat masyarakat menderita.apalagi saat hujan turun deras air menggenangi hampir sepanjang jalan yang berlobang.

“Jika melintasi jalan ini pada malam hari bisa menimbulkan kecelakaan fatal bagi pengendara roda dua maupun kendaraan roda empat. bahkan sudah kerap mobil-mobil pengangkut sembako yang melewati jalan ini mengalami kecelakaan, sudah banyak insiden mobil yang terbalik. “Kata Warga Desa Tunas Baru.

Kendatipun demikian, belum ada perbaikan yang berarti oleh pihak terkait, membuat warga beranggapan jika Pemerintah terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten maupun Provinsi Jambi seakan tidak perduli dan tak mau bertanggung jawab atas kerusakan jalan dan akibat yang ditimbulkan mereka terkesan tutup mata.

Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya upaya perbaikan yang serius oleh Dinas PUPR Muaro Jambi maupun Provinsi, sebab kerusakan telah terjadi sudah belasan tahun lamanya, kondisi sekarang kian parah permukaan jalan terdapat lubang-lobang besar yang menganga siap menelan korban.

Saking parahnya,sudah tidak terhitung lagi berapa titik lobang pada jalan di dua kecamatan tersebut, bahkan kondisi kedalaman lobang ada yang sudah mencapai lebih setengah meter dengan panjang ada yang mencapai 5 -10 meter. dan kondisi itu hampir merata setidaknya sepanjang 10 km.

Akibatnya sudah banyak pengendara roda dua mengalami kecelakaan, terjatuh ketika melintas saat akan menghindari lobang yang tergenang air jika hujan turun deras karena lobang yang sudah cukup dalam dan pengendara tidak bisa menghindari lobang lagi.

“Saya merasa jengkel bang seolah olah Pemprov maupun Pemkab atau dinas PUPR tutup mata melihat jalan hancur hampir selama belasan tahun, dibiarkan dan tidak segera melakukan perbaikan jalan.apa harus menunggu korban celaka lebih banyak lagi, baru diperbaiki,” ujarnya.

BERITA TERKAIT  Dalam Penanganan Limbah Medis RSUD Abundjani Bangko Sudah Sesuai SOP

Kepada Gubernur Jambi dan PJ Bupati Kabupaten Muaro Jambi warga masyarakat di dua desa itu berharap agar mereka berempati dan menggunakan hati nurani mereka dapat mendengar aspirasi Rakyat kecil untuk segera membenahi ruas jalan yang sangat dibutuhkan perbaikan akses jalan mereka.

Sumber : Ultimatum.id

Reporter : M.Syukri.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

TERBUAI KEKUASAAN

Uncategorized

Di RSUD Abundjani Bangko, Kebersihan Jadi Prioritas Selain Pelayanan Masyarakat

Uncategorized

Dana DAK Kemenkes Untuk Tahun 2023 Sudah Di Lobi Dir. RSUD Abunjani Bersama Bupati Merangin.

Uncategorized

TOLERANSI HUKUM KEBABLASAN

Uncategorized

Penenuan Sosok Mayat Sudah Mengering Tanpa Identitas Gegerkan Warga Desa Danau Lamo, 

Uncategorized

Kini Warga Merangin Sudah Dapat Cek Up Penyakit Hopotirodisme Di RSUD Abunjani Bangko.

Uncategorized

Ditlantas Polda Jambi Kembali Hentikan Aktivitas Angkutan Batu bara

Uncategorized

Ketua FKM-JKS Kecewa,Dua Keecamatan Dalam Kota Jambi Terkesan Tidak Mendukung Kegiatan Festival SERAYO